Manajemen Stress

Menurut Bang Haji Oma Irama, stress obatnya iman dan taqwa. Dimana pun kapan pun serta siapapun, stressa akan dihadapi dalam menjalani kehidupan. Stress adalah rangsangan dalam bentuk apapun dan darimanapun yang akan dapat mempengaruhi proses pikir dan tindakan seseorang.

manDalam penugasan operasi tempur utamanya, stress dengan frekuensi dan jumlah yang tinggi akan menimbulkan ketidakseimbangan baik fisik ataupun psikis pada individu. Ketidakseimbangan tersebut harus segera diselesaikan melalui pemenuhan kebutuhan berdasarkan jenis stresnya.

Yang pernah saya baca stress tidak perlu dihindari karena stress juga merupakan bentuk pertahankan diri dan menjadikan kewaspadaan pada diri seseorang. Dengan adanya stress kita di hadapkan pada pilihan untuk mengatasi permasalahan.

Sehingga perlu adanya jalan untuk mengatasi dan mengatur ritme dan irama stress. Kiatnya sebagai berikut :

Pertama : Hadapilah setiap masalah yang datang dengan tetap berpikiran positif. Berusaha untuk mencari jalan keluar adalah kunci keberhasilan menghadapi masalah tersebut. Tidak menhindari permasalahan yang ada.

Kedua : Kenali penyebab ketegangan/stress

Penyebab internal, keterbatasan kemampuan dalam menghadapi tugas yang dibebankan.

Penyebab eksternal, tekanan dari lingkungan yang meningkatakan tingkat depresi seseorang.

Ketiga : SMS, bagi yang sudah berkeluarga ini akan sangat membantu, yaitu Sex, Music dan Sport, lakukan relaksasi dan kegiatan rekreatif minimal sekali dalam seminggu.

Keempat : Libatkan diri dalam kegiatan sosial kemasayrakatan.

Kelima : Resep Bang Haji Oma Irama, Iman dan Taqwa, selalu dekat dengan Nya

~ by klampokidz on January 27, 2009.

11 Responses to “Manajemen Stress”

  1. Analisisnya tentang Manajemen Stress ok sekali!
    Ambang stress masing-masing orang memang berbeda. Artinya, kondisi psikologis yang sama memberikan pengaruh yang berbeda terhadap masing-masing orang. Pemahaman tentang hakekat stress dan manajemennya dapat membantu orang untuk meninggikan ambang stressnya.
    Prajurit dalam tugasnya sering dihadapkan pada situasi kritis, di mana berbagai tekanan fisik dan psikis yang sangat berat (jauh di atas kondisi normal) menekan secara simultan, seperti lelah, lapar, haus, mengantuk, tembakan musuh, tubuh kawan yang tewas, erangan kawan yang luka dsb. Dalam kondisi kritis seperti ini satu persatu prajurit bobol pertahanannya terhadap stress, dengan berbagai bentuk reaksinya, ada yang panik/kalap, ada yang melarikan diri, ada yang bunuh diri, ada yang menjadi gila dsb. Di sini kepemimpinan lapangan di uji, seorang pemimpin sejati harus mempunyai ambang stress yang tinggi, sehingga tetap mampu memotivasi dan memimpin anggotanya dengan kesadaran penuh. Karena itu rekrutmen para perwira sebagai calon pemimpin militer sangat memperhatikan potensi psikologis mereka, terutama ambang stress potensialnya. Selanjutnya mereka dibekali dengan berbagai latihan untuk meningkatkan kualitas mentalnya.
    Biasanya, perwira yang sudah teruji kepemimpinannya di medan tempur akan sukses untuk memimpin di bidang lainnya!
    Krisna, terapkan dengan baik teori Anda tentang Manajemen Stress, niscaya Anda akan menjadi pemimpin yang baik. Insya Allah!

  2. Kris biar gak stress mendingan jalan2 ke MP di marjayoun…deket BLUE LINE bo…gak stress sich …cuman siaga satu terus…heheheheheee

  3. Terima kasih Jenderal, saya belum expert bener dlm memanage stress, mohon petunjuk selalu. Buat Bang Andy, M.O.P nya susah Bang buat “sowan” ke Marjayoun, mhn dukungan selalu Bang.

  4. Trims tips mengatasi streenya, mudah2an setelah kembali dari penugasan ini semakin teruji kepemimpinannya (mengutip koment Pak Anton ;) )dalam arti semakin terampil dalam mengelola segala macam tugas, tekanan dll,dsb. Terus udah sempat jalan2 ke MP belom tuh? Eh apa sih MP itu ?

  5. MP, Military Police mba, tx komennya…

  6. well …
    to manage stress??? anyway just keep ur heart clean , positif thinking in anyway , no bodies perfect ..put this in ur mind and u will find the stress would go away forever….

  7. Thanks for Mba Yayu, I agree with ur oponion, and thanks for visiting my blog.

  8. wah…wah…wah…., semenjak menghilang dari rimba persilatan Pusbahasa, pendewasaan dirimu semakin mantap surantap mas….., dapat ilhm banyak ya di negeri orang, resepnya dunk….., manajemen stressnya ok tuch, cuma saya mau tanya…gimana jika yang sudah nikah tapi kiat SMS nya ternyata tidak berfungsi????ada saran laiN???hehehehehe.

  9. KL SMS g berfungi kita beralih ke manajemen qalbu :) )

  10. Top markotop dech………ternyata harus jauh dari orang yang disayangi dulu baru bisa berfikir positif dan bertindak dewasa terbukti dengan pembahasan ttg stress atau disana lagi stressssssssssssssss

  11. For Febri, we can be more wish here, I don’t know why ?

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.